Archive for October, 2011

October 31, 2011

Kebohongan ataukah Kejujuran??

Melihat gambar di samping sudah barang tentu pikiran kita langsung tertuju pada salah seorang tokoh cerita fiktif anak-anak. Ya, namanya adalah Pinokio. Menurut cerita Pinokio awalnya adalah patung kayu buatan seorang tua bernama Gebetto. Karena Gebetto tidak memiliki istri dan juga anak maka dibuatlah patung tersebut untuk menemani kesendiriannya. Dan pada akhir cerita dibuatlah pinokio hidup bagai manusia oleh seorang peri yang baik hatinya. Tapi kali ini kita tidak akan mengulas cerita pinokio lho,,hehe

Satu keunikan dari pinokio adalah ketika ia berkata bohong maka hidungnya akan memanjang. Kalau kemudian ia berbohong lagi maka panjangnya akan bertambah pula begitu seterusnya. Apa jadinya ya kalau manusia beneran kayak gini? Pasti para koruptor, para pemamakan uang rakyat bakal ketahuan dan bakal malu tujuh turunan, enak di keturunan kedelapan dong….ahaha

Tulisan ini muncul di benak saya tidak lama setelah saya memperoleh mata kuliah yang kaitannya dengan etika. Dosen memulai dengan pernyataan ‘Profesi vs Etika’ Kemudian menanyakan apakah yang dimaksud profesi itu. Selanjutnya baru ditanyakan apa pentingnya etika terhadap profesi dan bisnis yang akhirnya pembahasan melalui diskusi berlanjut pada pertanyaan “Mana yang harus didahulukan, kebohongan ataukah kejujuran?” Kasus nyata adalah terungkapnya

read more »

Advertisements
October 30, 2011

PELANGI Al-Falah 1432H

Foto-foto pelaksanan hari pertama (Sabtu, 2 April 2011):

 

 

 

 

 

 

 

 

Persembahan nasyid oleh tim Faith

read more »

October 29, 2011

Perkiraan 2012: Bursa Sangat Fluktuatif

Edna C Pattisina | Nasru Alam Aziz | Sabtu, 29 Oktober 2011 | 12:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa dunia diperkirakan akan mengalami kecenderungan fluktuatif selama tahun 2012. Pasalnya, bursa akan lebih ditentukan oleh keputusan-keputusan politik yang mencicil solusi ekonomi.

Hal ini disampaikan Michael Tjoajadi, Presdir PT Schroders Investment Management Indonesia, Sabtu (29/10/2011), dalam acara temu wicara Share and Learn Harian Kontan dengan tema “Reksadana Tetap Profit di Masa Sulit”.

Michael mencontohkan, antusiasme pasar yang melonjakkan indeks beberapa bursa asing di Eropa dan Amerika Serikat akibat hasil pertemuan para pemimpin Eropa tentang pemotongan utang Yunani, Kamis lalu. Antusiasme ini merosot hanya sehari kemudian ketika ada beberapa pendapat yang mempertanyakan keputusan tersebut.

“Solusi yang dihasilkan akan bersifat sedikit demi sedikit tidak akan menyelesaikan masalah secara umum,” kata Michael.

Akibatnya, pola 2012 akan terjadi kenaikan sedikit dilanjutkan penurunan, lalu naik lagi, begitu seterusnya.

Michael mengemukakan, karena Uni Eropa memiliki kekuatan dan kebijakan fiskal yang berbeda-beda hal ini membuat sulit mengatasi krisis Eropa. Sementara, Indonesia masih dipandang secara optimististis mengingat 60 persen ekonomi digerakan oleh konsumsi dalam negeri.

Sementara Rudiyanto selaku Senior Research Analyst PT Infovesta menyoroti bahwa bagi investor, saat yang paling tepat untuk investasi reksadana pada saat ini adalah ketika Indeks Harga Saham Gabungan berada di bawah 3700. “Karena fundamental kita bagus,” ujarnya.

October 29, 2011

Dana Otsus Papua Naik 23 Persen

Kistyarini | Sabtu, 29 Oktober 2011 | 12:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan menjelaskan, pada tahun 2012, dana otonomi khusus (otsus) Papua naik dibanding tahun sebelumnya.

DPR dan pemerintah, katanya, telah menyetujui,  mengalokasikan dana otsus untuk Provinsi Papua sebesar Rp 3,83 triliun dan Papua Barat sebesar Rp 1,64 triliun, seperti tertuang dalam UU APBN tahun 2012 yang disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Jumat (28/10/2011) kemarin.

“Pemerintah juga akan mengalokasikan dana tambahan infrastruktur untuk Papua sejumlah Rp 571,4 miliar dan Papua Barat sebanyak Rp 428,6 miliar,” ujar Ramadhan, Sabtu (29/10/2011).

Kenaikannya, ucap Ramadhan, sekitar 23 persen dibanding tahun 2011, di mana pemerintah menganggarkan Rp 3,10 triliun untuk Provinsi Papua dan Rp 1,33 triliun untuk Papua Barat.

Sementara total dana otsus yang disalurkan pemerintah pusat ke Provinsi Papua dan Papua Barat sejak 2002 sampai 2010, jelasnya,  tercatat mencapai Rp 28,84 triliun.

October 29, 2011

Indonesia memutuskan untuk berkiblat pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau IFRS

Batas waktu yang ditetapkan bagi seluruh entitas bisnis dan pemerintah untuk menggunakan IFRS adalah 1 Januari 2012.

”Semua persiapan ke arah sana harus diselesaikan karena ini akan dimulai pada 1 Januari 2012. Coba dilihat dampak pada biayanya karena pengalihan standar akan menyebabkan timbulnya ongkos tambahan,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (5/5), saat menjadi pembicara kunci dalam seminar ”IFRS, Penerapan dan Aspek Perpajakannya”.

Menurut Sri Mulyani, konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini.

”Kalau standar itu dibutuhkan dan akan meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang bisa dipercaya di dunia dengan tata kelola dan pertanggungjawaban kepada rakyat dengan lebih baik dan konsisten, tentu itu perlu dilakukan,” ujarnya.

Selain IFRS, kutub standar akuntansi yang berlaku di dunia saat ini adalah

read more »

October 28, 2011

J-cossta goes to KRB

Di depan pintu masuk KRB

Ini foto ketika jalan bareng sama J-cossta ke KRB (Kebun Raya Bogor) pada hari Sabtu, 22 Oktober 2011. Yang ikut cuman 11 orang aja sih: aku, enggar, olgi, rudi, dwiky, sofyan, yosua, ima, dhita, dan isna. Cukup hemat lho perjalanan ke sana, berangkatnya kami naik kereta total habis Rp 12.500,00 sedangkan pulangnya kita naik bus total habis Rp17.500,00. Tiket masuk KRB sendiri Rp10.000,00/ orang.

Lumayan luas tempatnya, penuh pohon-pohon, namanya juga kebun raya, hehe….. Di sana sempat kehujanan juga. Habisnya udah diperingatin petugas buat cari tempat berteduh pada ngeyel sih,, akhirnya berteduh di bawah pohon dah…tetep aja basah tapi ^^

Seruuu deh pokoknya 🙂

read more »

October 28, 2011

Lomba Penulisan Karya Ilmiah Oleh STAN

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara menyelenggarakan kegiatan perlombaan penulisan Karya Ilmiah dengan tema:
1. Reformasi Birokrasi
2. Penerapan IFRS
3. Manajemen Sektor Publik

Ketentuan Umum:
1. Peserta berstatus sebagai mahasiswa Prodip III & IV Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
2. Peserta perorangan, bukan kelompok
3. Peserta diperbolehkan mengirim lebih dari satu naskah dengan tema yang berbeda

October 28, 2011

2 Dimensi yang Membingungkan

Mungkin dari judul di atas pembaca tidak dapat langsung menerka apa sebenarnya isi dari artikel ini pun dari gambar di samping. Saya sendiri juga asal dalam memilih judul, hehe (gak lucu ya ^^V). Yup, mari saya uraikan maksud dari judul tersebut. Yang saya maksud “2 dimensi” di sini adalah 2 dimensi yang berkaitan dengan penyaluran hobi, yakni antara melukis/ seni gambar dan menulis. Saya sebut “membingugkan” karena memang saya bingung bagaimana agar keduanya bisa berjalan berdampingan dan kesemuanya dapat tersalurkan.

Secara pribadi memang saya lebih menyukai seni lukis/ seni gambar dikarenakan sedari kecil saya memang suka gambar-gambar objek kartun, pemandangan, manusia, dan objek lainnya. Yah, walaupun hasil gambar-gambar saya relatif jelek dan bahkan dari perspektif saya sendiri terlebih lagi hasil karya saya kebanyakan adalah karya plagiat dan merupakan ide orang lain. Amat jarang sekali saya bisa membuat karya dari pemikiran saya sendiri dan yang bisa memuaskan batin saya. Namun, ya namanya juga hobi, mau jelek ataupun tidak, mau diapresiasi orang atau tidak, tetap saja ada kepuasan sendiri di dalam hati. Hal ini semata-mata ada kesenangan karena telah berani mencoba, berani mengekspresikan diri, dan berani menghadapi kenyataan bahwa bakat seni dalam diri saya mungkin adalah kurang. Semua berlanjut, bahkan walaupun saya tidak mengekspresikan secara serius dan menuangkannya dalam 2 dimensi yang semestinya, saya tetap melakukan coretan

read more »

October 10, 2011

Pertemuan dengan Gadis Berkerudung Merah

Waktu itu di siang hari, tepatnya lebih kurang 12.30 WIB sekitar bulan Oktober 2010 saatnya bagi saya dan rekan-rekan mahasiswa STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) untuk memulai lagi perjalanan panjang menuju tempat pendidikan kami di Kampus Ali Wardhana STAN Tangerang Selatan. Saya dan rekan-rekan satu angkatan saat itu mulai memasuki semester ke-3 untuk pendidikan Diploma 3. Ya, tanpa terasa liburan kenaikkan tingkat yang panjang telah usai. Kami pun bersiap untuk berangkat dengan menaiki kereta api kami tercinta yaitu Brantas Express.
Cerita yang tersurat dalam judul ini bermula ketika saya dan keluarga yang mengantarkan saya saat itu sampai di Stasiun Kediri, tempat kereta yang akan kami naiki berangkat. Ketika akan memasuki stasiun saya melihat rekan-rekan sedang duduk berjajar di depan pintu stasiun dan di antara mereka saya mendapati seorang wanita sedang duduk bersama mereka. Wanita itu mengenakan baju dan kerudung merah, tapi entah bawahannya mengenakan pakaian warna apa saya kurang begitu memperhatikan. Seketika saya memperhatikan raut wajahnya dan yang dapat saya simpulkan saat itu wanita tersebut berumur setengah baya, ya mungkin seorang wanita yang kira-kira sudah berkeluarga dan memiliki anak. Saya pun mengira bahwa dia mungkin hanya satu dari sekian banyak orang yang akan merantau ke ibu kota sehingga saya tidak lagi memperhatikan wanita tersebut.
Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya kereta kami berangkat pukul 13.00 WIB dari Stasiun Kediri dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam perjalanan saya baru menyadari bahwa wanita berkerudung merah tadi

read more »