Pandai-pandailah Bersyukur

Tulisan ini dibuat saat penulis sedang tidak dalam kondisi yang sehat. Namun demikian, banyak hikmah yang dapat penulis ambil dari kondisi ini. Sungguh pelajaran berharga yang sulit didapatkan oleh orang yang dalam keadaan sehat. Kondisi sakit banyak membuat kita merenung dan mengevaluasi apa sebenarnya yang salah dalam hidup kita. Mungkin Anda akan menemukan jawabannya dan melupakan itu semua ketika Anda sudah kembali sehat. Oleh karena itu, penulis ingin berbagi pemikiran melalui tulisan ini.

Di dunia ini ada kaya ada miskin, ada luang ada sempit, ada muda ada tua, ada sehat ada sakit, pun ada hidup ada mati. Semua berpasangan dan saling melengkapi warna-warni dunia. Layaknya pelangi, mereka memiliki warna berbeda namun tetap dalam satu goresan di langit. Entah Anda sekarang dalam kondisi yang mana tentu saya tidak tahu menahu, yang pasti anda harus menyadari kondisi-kondisi tersebut nyata dalam dunia kita.

Suatu hal yang menarik adalah mengingat proses pertumbuhan kita menuju dewasa. Ketika kita masih duduk bangku SD kita iri melihat teman-teman yang sudah SMP. Kemudian ketika sudah SMP, kita pun iri lagi terhadap teman-teman yang sudah SMA. Selanjutnya ingin kuliah, kerja, menikah, punya anak, punya cucu, harta melimpah, dan seterusnya. Hidup ini sungguh bagai tak ada habisnya. Selalu saja ada yang kita harapkan, selalu ada yang ingin kita miliki dan kita capai. Namun yang harus kita yakini adalah bahwa nantinya kita akan mati dan hal-hal tersebut tidak akan kita bawa ke liang lahat.

Kepuasan dan nafsu manusia senantiasa menuntut suatu pemenuhan. Bahkan banyak orang di dunia ini tak enggan melakukan segala macam cara untuk memperoleh apa yang mereka inginkan, tak terkecuali saya dan Anda. Mungkin Anda masih ingat ketika Anda pernah berbohong kepada orang tua, sahabat, atau mungkin guru agar Anda terbebas dari masalah dan hukuman. Suatu contoh kecil adalah ketika Anda mungkin pernah menjatuhkan barang milik orang tua sampai pecah kemudian Anda berbohong bahwa yang memecahkannya adalah kucing. Manusia senantiasa mencari pembenaran atas apa yang ia lakukan sehingga ia dapat mencapai tujuannya memenuhi nafsu dan kepentingannya.

Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan bila kita tidak pandai-pandai dalam bersyukur. Mengapa saya menggunakan kata ‘kebahagiaan’ dan bukannya ‘kesenangan’? Karena kebahagiaan dan kesenangan adalah dua hal berbeda namun bisa dibilang identik. Kesenangan belum tentu dapat mengantar kita kepada kebahagiaan sedangkan kebahagian di dalamnya ada kesenangan. Kesenangan ini meliputi segala sesuatu yang ditujukan untuk memenuhi nafsu yang sifatnya sementara. Sedangkan bahagia dimaknai dengan bahwa kita dapat merasakan kepuasan hidup atas apa yang kita miliki sekarang. Kita bersyukur atas nikmat yang telah kita peroleh meski orang lain dapat memiliki lebih daripada yang kita miliki. Namun bukan berarti kita tidak berusaha, tentu bukan demikian. Syukur berarti kita tetap berusaha dan berdoa. Entah hasilnya baik atau kurang memuaskan, itulah yang kita syukuri. Kemudian kita mencerminkan syukur itu melalui ucapan, perbuatan, dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Tentu kalau Anda menghitung nikmat yang telah Anda dapat selama hidup di dunia ini, tak akan cukup tinta seluas lautan untuk menuliskannya. Maka dari itu pandai-pandailah bersyukur supaya merasa tentram dan bahagia selama hidup di dunia. Alloh berjanji akan menambah nikmat seorang hamba apabila hamba itu bersyukur dan Alloh juga berjanji bahwa hamba yang tidak mau bersyukur atas nikmat-Nya maka hamba itu akan merasakan azab yang amat pedih. Wallahu a’lam.

-mascah-

4 Comments to “Pandai-pandailah Bersyukur”

  1. Bersyukur menjadikan ihwal yang dirasa kurang lengkap menjadi sempurna.
    Get well soon 🙂

  2. semoga lekas sembuh

    *kaya tulisan di botol obat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: