Padang #first destination

Tulisan ini mulai saya ketik ketika hujan gerimis menyelimuti Ranah Minang, sama halnya seperti lima bulan lalu ketika pertama kali menginjakkan kaki di sini. Ya, suasananya persis sama seperti waktu itu. Hujan gerimis kemudian disusul hujan deras.

Senin, 18 Agustus 2014, ba’da magrib saya tengah bersantai di kos (daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat) sehabis pulang kantor. Tiba-tiba ada SMS masuk dari koordinator angkatan. SMS tersebut mengintruksikan kepada kami, pegawai magang Ditjen. Perbendaharaan untuk berkumpul di Gedung Ex-MA (dahulunya pernah dipakai untuk gedung Mahkamah Agung) Kantor Pusat Perbendaharaan keesokan harinya. Saya sendiri nggak yakin mengenai perihal yang akan disampaikan dalam pertemuan tersebut. Dalam batin saya cuma bergumam “Mungkin ini adalah waktunya,” waktu penempatan, waktu yang paling ditunggu dengan perasaan H2C (harap-harap cemas), waktu bagi kami untuk mengabdi kepada negara, waktu untuk meninggalkan kampung halaman, waktu untuk menapaki dan mengais rezeki di bumi Alloh yang luas.

Keesokan harinya pun kami datang berbondong-bondong ke kantor pusat menuju Gedung Ex-MA. Banyak sekali waktu itu spekulasi alasan mengapa kami dikumpulkan, mulai dari tes-tes yang akan kami lalui ataupun mengenai kepegawaian. Dan yang paling santer waktu itu adalah “Penempatan.” Sebuah kata yang amat keramat bagi kami.

Acara demi acara telah kami lalui mulai arahan mengenai kepegawaian sampai tanya jawab mengenai pola mutasi di Ditjen. Perbendaharaan. Maksud dari acara sendiri masih bias di pikiran kami, sampai pada saat pembacaan doa. “…pengumuman penempatan hari ini…” kurang lebih begitulah potongan isi doa yang dibacakan oleh petugas. Sontak hati ini makin was-was dan H2C. Jelas sudah maksud acara ini, hari menjadi hari keramat buat kami, Selasa Keramat.

Nama demi nama dipanggil untuk maju ke depan kemudian menerima SK CPNS dan sebuah surat sakti, SK Penempatan. Ada yang berekspresi biasa saja, senang, menerima dengan senyuman, menerima dengan lapang dada, bersedih, bahkan ada yang menangis. Waktu itu perasaan seketika menjadi campur aduk. Hati masih tak kuasa untuk membuka isi surat sakti dari amplop cokelat itu. Saya kuatkan mental untuk membuka amplop dan membaca isi surat tersebut. Dan terlihatlah “KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Tipe A1 Padang.” Syukur walhamdulillah, saya memperoleh penempatan di ibukota provinsi, pikiran saya kosong waktu itu, gak berpikir sama sekali Padang itu jauh apa tidak dari kampung halaman. Beberapa dari kami menuju mesjid dekat gedung tersebut untuk sujud syukur. Setelah pikiran tenang kami bergabung kembali dengan kawan-kawan lain yang memang beberapa masih belum dipanggil maju ke depan.

Seluruh penjuru Indonesia telah menanti kami kawan, kantor pelayanan kami lebih kurang tersebar dari aceh sampai merauke. Beberapa waktu kemudian saya browse internet via ponsel mengenai Padang. Ternyata jauh juga ya, dua kali perjalanan Surabaya-Jakarta. Kemudian cek harga tiket pesawat. Alamak, mahal kali…haha. Kalau orang minang bilang, “Paniang kepala awak.”

Hari itu saya tidak langsung memberi kabar kepada orang tua saya, baru pada sore harinya setelah pikiran tenang saya memberi kabar. Terkejut juga orang tua mendengarnya karena beliau tahu kalau Padang itu jauh dari kampung halaman. Dengan hati yang dikuatkan-kuatkan saya berbicara dengan nada tegar. Bagaimanapun juga hal ini patut disyukuri karena masih banyak teman lain yang memperoleh penempatan di daerah terpencil (remote area).

Setelah pengumuman penempatan kami dibebaskantugaskan selama tiga minggu. Kesempatan ini kami gunakan untuk pulang kampung sebelum berangkat ke perantuan kami yang pertama untuk mengais rezeki. Banyak yang saya lakukan saat di kampung tapi yang paling berkesan adalah sewaktu transaksi beli mobil. Sebelum saya pulang orang tua memang ingin mengganti mobil kami yang sudah tua, Panter Hi-Grade keluaran 1996 jadi mumpung saya di rumah ada yang bantu nyariin, hehe. Selama hampir tiga minggu kami mencari-cari namun belum ada mobil yang cocok (yang sesuai kantong :mrgreen: ). Eh tau-tau H-1 sebelum berangkat malah ketemu dengan mobil yang cocok dan deal di tempat saat itu juga. Kayak beli makanan aja, haha. Saat itu orang tua hanya bawa uang satu juta untuk panjer, jauh banget dengan harganya, haha.

13 September 2014 dini hari saya berangkat diantar oleh keluarga ke Bandara Juanda, Surabaya. Itulah kedua kalinya saya naik pesawat. Masih agak was-was soalnya pas naik pesawat pertama kali telinga kesakitan. 2014-09-13 06.12.32 Pesawat landing di Jakarta untuk sekitar pukul delapan pagi. Tidak ada rute langsung Surabaya-Padang jadi harus transit dulu di Jakarta. Waktu transit cukup lama sekitar 3-4 jam lebih. Baru setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Padang. 2014-09-13 11.26.14 Sore hari menjelang ashar sampailah saya di Bandara Minangkabau. Setelah sholat ashar jemputan dari kantor datang. Waktu itu ada beberapa orang yang menjemput, ada Pak Armen (pegawai senior KPPN Padang), Putri (teman yang sama-sama penempatan di Padang), Eko (teman saya, pacarnya Putri juga), dan mamanya Putri. 2014-09-13 13.56.42 Saat itu cuaca di Padang sedang mendung jadi cukup sejuk. Disambut gerimis dan kemudian hujan lebat. Masih ingat waktu itu pertama yang saya beli adalah payung karena sewaktu jalan-jalan melihat sekitar langsung hujan deras. Kalo dari segi cuaca cukup merasa nyaman karena nggak jauh beda dengan kampung halaman cuman kalau dari segi makanan mungkin kurang cocok, jarang yang jualan sayur soalnya, hehe.

Hari pertamaku kerja di KPPN Padang tanggal 15 September sesuai dengan batas waktu terakhir melapor ke tempat tugas. Alhamdulillah di sini dipertemukan dengan senior-senior yang gokil dan yang terpenting beberapa ada orang jawa. Maklum lidah terasa gatel kalau gak ngomong jawa, haha. ???? Sekarang sudah hampir 5 bulan di sini. Sudah rindu sekali untuk pulang.

Padang, 10 Februari 2015
mascah

2 Comments to “Padang #first destination”

  1. wah ternyata padang keren juga yah…. andai saja BPPK ada disitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: